Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

10 Langkah Merawat Sepatu Kesayangan

Written By batlax on Saturday, May 4, 2013 | Saturday, May 04, 2013

Sepatu merupakan salah satu elemen fashion yang penting bagi pria. Selain karena fungsinya yang vital sebagai alas dan pelindung kaki, sepatu juga menjadi elemen fashion yang penting pada. Namun berapa banyak pria yang menyadari akan hal tersebut? Banyak dari mereka yang menganggap sebelah mata. Fungsinya yang sebagai alas kaki bukan berarti luput dari perhatian. Justru disitulah test sesungguhnya akan kepedulian Anda tentang kebersihan.

Kulitas dari sepatu yang anda kenakan dapat menunjukan seberapa besar rasa penghargaan terhadap diri sendiri. Termasuk kualitas dari kebersihannya. Orang lain akan otomatis menghargai penampilan Anda, tidak terkecuali wanita. Beberapa orang mengatakan bahwa,

“Women checking out your shoes before their eyes rise to scan the rest of your look.”

Sepatu yang terawat dengan baik dan bersih, akan nyaman dikenakan. Menambah daya tarik dari penampilan dan tentunya rasa percaya diri. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat kebersihan sepatu.

1. Bersihkan kotoran sebelum anda semir – Jangan pernah Anda menyemir sepatu kulit anda sebelum kotoran yang ada hilang. Karena ketika Anda gosok, Anda hanya akan menyebarkan kotorannya ke seluruh permukaan.

Untuk hasil maksimal anda bisa menggunakan saddle soap. Sabun ini dirancang khusus untuk membersihkan kulit tanpa merusak permukaan yang sensitif. Kemudian bersihkan dengan sikat atau kain yang lembut.

2. Semir secara rutin – Setelah bersih, semir sepatu kulit Anda dengan produk wax/cream polish yang ada. Pastikan sepatu sudah kering sebelum Anda semir. Sesuaikan warna wax/cream dengan sepatu.

Tempelkan wax/cream ke sepatu. Kemudian Anda sikat hingga seluruh permukaan sepatu. Diamkan selama beberapa menit. Lalu Anda gosok dengan kain bersih hingga mengkilap. Sepatu kulit sebaiknya di semir setiap hari secara rutin.

3. Segera keringkan jika terkena basah – Jangan biarkan terlalu lama sepatu Anda terkena air. Jika Anda kehujanan, segera keringkan dengan lap kering atau tisu. Untuk bagian dalam sepatu yang basah, gunakan kertas koran.

Masukkan kertas koran ke dalam sepatu. Kemudian posisikan sepatu pada posisi berdiri agar cepat kering.Jangan gunakan pemanas buatan seperti hair dryer, dll. Karena akan merusak kulit dari sepatu tersebut. Biarkan sepatu kulit Anda kering secara natural.

4. Keringkan kaki – Kaki yang basah akan membuat kaus kaki Anda juga basah. Kondisi di dalam sepatu akan menjadi lembab. Jika Anda terus-menerus melakukan hal ini, akan memicu bakteri dan kuman di dalam sepatu yang tentunya tidak baik baik bagi kesehatan kaki. Selain itu, sepati juga akan menjadi bau.

5. Miliki beberapa pasang sepatu – Jika sepatu yang sama Anda gunakan secara terus menerus, sepatu akan cepat berkerut. Istirahatkan sepatu Anda, sehingga awet dan tetap dalam performa terbaiknya .

6. Bersihkan kotoran lumpur ketika kering – Lumpur di sepatu atau sering kita sebut “belok” sangat sering kita alami. Pada sneakers noda lumpur biasanya agak sulit dibersihkan. Karena sneakers biasa dipakai di lingkungan outdoor. Jangan Anda bersihkan ketika lumpur masih basah, hal tersebut hanya akan memperparah keadaan. Lumpur akan tersebar ke seluruh permukaan. Jika sudah kering, Anda bisa benturkan bagian yang terkena lumpur. Agar kotoran lumpur rontok dan lebih mudah dibersihkan.

7. Hindari mencuci dengan mesin cuci – Sepatu akan cepat rusak dan berkerut. Beberapa lem di sepatu juga akan mudah lepas. Ada baiknya Anda mencucinya dengan sikat dan sabun/deterjen.

Sepatu sneakers canvas biasanya agak sulit dibersihkan. Jangan menunda, karena semakin lama, kotorannya yang menempel akan sulit dibersihkan. Jangan menggunakan pemutih jika sepatu banyak terdapat variasi warna yang cukup banyak.

8. Jauhkan dari sinar matahari langsung – Ketika Anda menjemur, hindari sinar matahari langsung. Karena sepatu akan mudah cepat rusak dan warna akan cepat pudar. Sepatu akan terlalu kering dan merusak bentuk aslinya.

9. Gunakan baking soda untuk penghilang bau – Anda bisa taburkan baking soda pada bagian dalam sepatu di malam hari. Lalu Anda bersihkan taburannya di pagi hari.

10. Simpan dengan baik dan rapih – Apa yang Anda lakukan setelah selesai beraktifitas dan pulang ke rumah? Bagaimana anda memperlakukan sepatu Anda? Apakah asal lepas dan bergeletakan tak beraturan? Jika iya, mulailah untuk berubah.

Sediakan tempat khusus untuk menyimpan sepatu Anda. Sediakan rak atau apapun itu agar sepatu Anda tertata dengan rapih. Jika memang sepatu Anda jarang digunakan, Anda bisa meletakkannya di dalam box/kotak kardus agar sepatu Anda terhindar dari debu dan kotor.

Silahkan Anda terapkan secara konsisten 10 tips perawatan sepatu di atas. Jika Anda salah satu pria yang sibuk, minimal sempatkanlah untuk memperhatikan sepatu Anda sebelum beraktifitas.

Baik itu Ketika Anda bekerja, kencan, ataupun hangout dengan sahabat Anda. Tidak ada waktu untuk melakukan hal diatas? Silahkan saja Anda minta bantuan seperti pembantu, atau jasa semir sepatu dll.

Tapi menurut saya tidak ada yang lebih baik selain merawat barang milik pribadi dengan tangan sendiri.

sumber: fashionpria.com
Saturday, May 04, 2013 | 0 comments

Perilaku Konsumen Dan Surplus Konsumen Dan Elastisitas Harga

Written By batlax on Friday, April 12, 2013 | Friday, April 12, 2013


Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Pemahaman akan perilaku konsumen cerdas dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli. Ke dua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut. Aplikasi ke tiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.Dan juga dapat memberikan gambaran kepada para pemasar dalam pembuatan produk,pnyesuaian harga produk,mutu produk,kemasan dan sebagainya agar dalam penjualn produknya tidak menimbulkan kekecewaan pada pemasar tersebut.

Pendekatan Perilaku Konsumen

  • 1.Pendekatan Kardinal atau Cardinal Approach
  • Menurut pendekatan kardinal kepuasan seorang konsumen diukur dengan satuan kepuasan (misalnya: uang). Setiap tambahan satu unit barang yang dikonsumsi akan menambah kepuasan yang diperoleh konsumen tersebut dalam jumlah tertentu. Semakin besar jumlah barang yang dapat dikonsumsi maka semakin tinggi tingkat kepuasannya.

    Konsumen yang rasional akan berusaha untuk memaksimalkan kepuasannya pada tingkat pendapatan yang dimilikinya. Besarnya nilai kepuasan akan sangat bergantung pada individu (konsumen) yang bersangkutan. Konsumen dapat mencapai kondisi equilibrium atau mencapai kepuasan yang maksimum apabila dalam membelanjakan pendapatannya mencapai kepuasan yang sama pada berbagai barang. Tingkat kepuasan konsumen terdiri dari dua konsep yaitu kepuasan total (total utility) dan kepuasan tambahan (marginal utility). Kepuasan total adalah kepuasan menyeluruh yang diterima oleh individu dari mengkonsumsi sejumlah barang atau jasa. Sedangkan kepuasan tambahan adalah perubahan total per unit dengan adanya perubahan jumlah barang atau jasa yang dikonsumsiAsumsi dari pendekatan ini adalah sebagai berikut:

    1. Konsumen rasional, artinya konsumen bertujuan memaksimalkan kepuasannya dengan batasan pendapatannya.
    2. Berlaku hukum Diminishing marginal utility, artinya yaitu besarnya kepuasan marginal akan selalu menurun dengan bertambahnya jumlah barang yang dikonsumsi secara terus menerus.
    3. Pendapatan konsumen tetap yang artinya untuk memenuhi kepuasan kebutuhan konsumen dituntut untuk mempunyai pekerjaan yang tetap supaya pendapatan mereka tetap jika salah satu barang di dalam pendekatan kardinal harganya melonjak.
    4. Uang mempunyai nilai subyektif yang tetap yang artinya uang merupakan ukuran dari tingkat kepuasan di dalam pendekatan kardinal semakin banyak konsumen mempunyai uang maka semakin banyak mereka dapat memenuhi kebutuhan mereka..
    5. Total utility adalah additive dan independent. Additive artinya daya guna dari sekumpulan barang adalah fungsi dari kuantitas masing-masing barang yang dikonsumsi. Sedangkan independent berarti bahwa daya guna X1 tidak dipengaruhi oleh tindakan mengkonsumsi barang X2, X3, X4 …. Xn dan sebaliknya.
  • 2.Pendekatan Ordinal atau Ordinal Approach
  • Dalam Pendekatan Ordinal daya guna suatu barang tidak perlu diukur, cukup untuk diketahui dan konsumen mampu membuat urutan tinggi rendahnya daya guna yang diperoleh dari mengkonsumsi sekelompok barang. Pendekatan yang dipakai dalam teori ordinal adalah indefference curve, yaitu kurva yang menunjukkan kombinasi 2 (dua) macam barang konsumsi yang memberikan tingkat kepuasan sama. Asumsi dari pendekatan ini adalah:

    1. Konsumen rasional artinya konsumen bertujuan memaksimalkan kepuasannya dengan batasan pendapatannya.
    2. Konsumen mempunyai pola preferensi terhadap barang yang disusun berdasarkan urutan besar kecilnya daya guna yang artinya konsumen melihat barang dari segi kegunaannya.
    3. Konsumen mempunyai sejumlah uang tertentu artinya konsumen harus mempunyai uang untuk memenuhi kebutuhannya.
    4. Konsumen selalu berusaha mencapai kepuasan maksimum artinya konsumen harus berusaha semaksimal mungkin walaupun hanya mempunyai uang terbatas untuk memenuhi kebtuhan mereka.
    5. Konsumen konsisten, artinya bila barang A lebih dipilih daripada B karena A lebih disukai daripada B, tidak berlaku sebaliknya.
    6. Berlaku hukum transitif, artinya bila A lebih disukai daripada B dan B lebih disukai daripada C, maka A lebih disukai daripada C.

    Persaman dan perbedaan:

    Persamaan Kardinal dan Ordinal:

    Persamaan kardinal dan ordinal yaitu sama-sama menjelaskan tindakan konsumen dalam mengkonsumsi barang-barang yang harganya tertentu dengan pendapatan konsumen yang tertentu pula agar konsumen mencapai tujuannya (maximum utility)

    Perbedaan kardinal dan Odinal :

    Pandangan antara besarnya utility menganggap bahwa besarnya utiliti dapat dinyatakan dalam angka atau bilangan.. Sedangkan analisis ordinal besarnya utility dapat dinyatakan.dalam bilangan atau angka. Analisis kardinal mengunakan alat analisis yang dinamakan marginal utiliy(pendekatan marginal). Sedangkan analisis ordinal menggunakan analisis indifferent curve atau kurva kepuasan sama .

    SURPLUS KONSUMEN

    Teori nilai guna dapat pula menerangkan tentang wujudnya kelebihan kepuasan yang dinikmati oleh para konsumen. Kelebihan kepuasan ini, dalam analisis ekonomi, dikenal sebagai surplus konsumen. Surplus konsumen pada hakikatnya berarti perbedaan diantara kepuasan yang diperoleh seseorang didalam mengkonsumsikan sejumlah barang dengan pembayaran yang harus dibuat untuk memperoleh barang tersebut. Kepuasan yang diperoleh selalu lebih besar daripada pembayaran yang dibuat.

    KONSEP ELASTISITAS

    Elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya.

    Definisi lain, elastisitas mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.Konsep elastisitas ini digunakan untuk meramalkan apa yang akan barang/jasa dinaikkan. Pengetahuan mengenai seberapa dampak perubahan harga terhadap permintaan sangatlah penting. Bagi produsen, pengetahuan ini digunakan sebagai pedoman seberapa besar ia harus mengubah harga produknya. Hal ini sangat berkaitan dengan seberapa besar penerimaan penjualan yang akan ia peroleh. Sebagai contoh, anggaplah biaya produksi sebuah barang meningkat sehingga seorang produsen terpaksa menaikkan harga jual produknya. Menurut hukum permintaan, tindakan menaikkan harga ini jelas akan menurunkan permintaan. Jika permintaan hanya menurun dalam jumlah yang kecil, kenaikan harga akan menutupi biaya produksi sehingga produsen masih mendapatkan keuntungan. Namun, jika peningkatan harga ini ternyata menurunkan permintaan demikian besar, maka bukan keuntungan yang ia peroleh. Hasil penjualannya mungkin saja tidak dapat menutupi biaya produksinya, sehingga ia menderita kerugian. Jelas di sini bahwa produsen harus mempertimbangkan tingkat elastisitas barang produksinya sebelum membuat suatu keputusan. Ia harus memperkirakan seberapa besar kepekaan konsumen atau seberapa besar konsumen akan bereaksi jika ia mengubah harga sebesar sepuluh persen, dua puluh persen, dan seterusnya. Besar kecilnya kepekaan tersebut dapat dilihat dari besarnya angka koefisien elastisitas atau indeks elastisitas.

    Ada 4 konsep elastisitas yang umumnya dipakai dipakai dalam teori ekonomi mikro:

    1. Elastisitas harga permintaan (Ed).
    2. Elastisitas harga penawaran (Ws).
    3. Elastisitas silang (Ec).
    4. Elastisitas pendapatan (Ey).

    Referensi:

    http://id.wikipedia.org/wiki/Konsumen

    http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen

    Friday, April 12, 2013 | 0 comments

    Cara Mengobati Asma

    Cara terbaik untuk mengontrol asma adalah dengan melakukan pencegahan. Meskipun pengobatan memainkan peranan penting dalam pencegahan terjadinya asma, perhatian dan kontrol pada lingkungan juga harus tetap diperhatikan. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kembalinya asma :  

    • Tetap jaga lingkungan dari potensi-potensi alergi yang mungkin saja terjadi
      Misal : Jika debu dapat menjadi pemicu bagi Anda, segera bersihkan debu tersebut. Menempatkan bantal dan matras juga dapat membantu Anda. Jika hewan piaraan menjadi pemicu gejala, segera tempatkan binatang Anda jauh dari jangkauan Anda, atau lebih seringlah memandikan hewan peliharaan Anda.
    • Beri perhatian pada udara
      Jika Anda telah mengetahui polusi udara dapat mengganggu Anda, maka segera ambil tindakan untuk pindah ke ruangan berbeda. Mungkin Anda dapat pindah ke ruangan tertutup, dan mengurangi kegiatan aktifitas di dalam ruangan.
    • Hindari rokok
      Hindari rokok jika Anda bukanlah seorang perokok, dan bertobatlah dari rokok jika Anda seorang perokok aktif. Merokok merupakan tindakan paling buruk bagi paru-paru Anda, dan terutama bagi para penderita asma.
    • Berolahraga
      Ini adalah cara terbaik untuk menjaga tubuh dan pikiran yang sehat, jadi jika Anda rentan terhadap aktifitas olahraga, segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui cara mengelola gejala. Jika Anda kambuh selama permainan atau olahraga, hentikan apa yang Anda lakukan sampai benar-benar tenang, atau minumlah obat sesegera mungkin.Bila gejala telah pergi, Anda dapat kembali berolahraga.

    Yang perlu diingat adalah, asma tidak mencegah Anda melakukan apapun yang Anda senangi. Jika Anda benar-benar mengikuti rencana tindakan asma Anda, mengkonsumsi obat dengan benar, mengenali gejala dan pemicu, serta melakukan melakukan kontrol secara teratur, maka dipastikan Anda akan dapat tetap beraktifitas tanpa hambatan.

     

    sumber: meetdoctor.com
    Friday, April 12, 2013 | 0 comments